Pengertian Qira'ah
Menurut istilah Qira'ah berarti madzhab dalam membaca Al-Quran dari para
imam Qurra' yang masing-masing memiliki perbedaan dalam pengucapan
ayat-ayat Al-Quranul Karim tetapi semuanya bersandar kepada sanad-sanad
yang sampai kepada Rasulullah Saw.
Jumlah dan Macam-macam Qira'ah
Qira'ah yang mutawatir adalah Qira'ah Sab'ah (Tujuh) yang termasyhur.
Qira'ah yang mutawatir itu disampaikan kepada kita dari para Qurra' yang
huffadz. Mereka terkenal dengan hafalan, kekuatan ingatan dan
kejujurannya. Mereka menukil qira'at para Shahabat radhiyallahu 'anhum
yang mendengarkan langsung ayat-ayat Al-Quran dari Rasulullah
shallallahu'alaihi wasallam.
Imam-imam Qira'ah Sab'ah (Tujuh Qurra') yang termasyhur itu adalah :
1. Ibnu Amir (21 - 118 Hijriyah)
2. Ibnu Katsir (45 - 120 Hijriyah)
3. 'Ashim (... - 128 Hijriyah)
4. Abu 'Amr (68 - 154 Hijriyah)
5. Nafi' (70 - 169 Hijriyah)
6. Hamzah (80 - 156 Hijriyah)
7. Al-Kisa'i (119 - 189 Hijriyah)
Adapun qira'ah (bacaan Al-Quran) yang lazim digunakan oleh mayoritas
ummat islam (terutama di Indonesia) adalah qira'ah yang diriwayatkan
oleh Imam Hafash dari 'Ashim salah seorang dari imam Qira'ah Sab'ah.
Hafash adalah Abu Umar Hafsh bin Sulaiman bin Al-Mughirah Al-Bazzaz.
Lahir tahun 90 Hijriyah dan wafat tahun 180 Hijriyah. Beliau adalah
seorang yang 'alim dan yang paling tahu tentang qira'at 'Ashim. Beliau
belajar Al-Quran dari 'Ashim lima ayat-lima ayat seperti cara belajarnya
anak kecil.
'Ashim adalah Abu Bakar 'Ashim bin Abi An-Najudi Al-Kufi bin Bahdalah.
Wafat di akhir tahun 128 Hijriyah. Beliau adalah seorang yang fasih
bahasanya, ahli dan tekun dalam menulis Al-Quran dan tajwid, serta
memiliki suara yang sangat merdu. Beliau belajar qira'at kepada Abu
Abdur-Rahman Abdullah bin Habib As-Sulami. Abu Abdur-Rahman belajar
Al-Quran kepada para Shahabat radhiyallahu'anhum yaitu 'Utsman bin
'Affan, 'Ali bin Abi Thalib, Ubai bin Ka'ab, Abdullah bin Mas'ud dan
Zaid bin Tsabit.
Silsilah riwayat Qira'ah Imam Hafash
Rasulullah SAW ==> Generasi Shahabat : 'Utsman bin 'Affan, 'Ali bin Abi
Thalib, Ubay bin Ka'ab, Abdullah bin Mas'ud & Zaid bin Tsabit ==>
Generasi Tabi'in : Abu Abdur-Rahman bin Habib As-Sulami ==> Generasi
Tabi'ut Tabi'in : 'Ashim ==> Hafsh bin Sulaiman.
Khatimah/Penutup
Imam Bukhari meriwayatkan dalam kitab "Shahih"-nya bahwa 'Umar bin
Khattab ra. berkata : Aku mendengar Hisyam bin Hakim sedang membaca
surat Al-Furqan. Kuperhatikan bacaannya, dan kudapati ia membaca dengan
dialek (atau susunan huruf-huruf) yang tak pernah dibacakan Rasulullah
Saw kepadaku. Hampir saja aku melompat ke arahnya yang sedang shalat,
tapi aku bisa menahan diri sampai ia mengucapkan salam. Aku tarik dan
kuikat ia dengan selendangnya, dan aku tanya : "Siapa yang mengajarimu
surah yang aku dengar tadi?" Hisyam menjawab : "Rasulullah!" Aku berkata
: "Kamu berdusta! Rasul mengajarkan kepadaku tidak seperti yang kau
baca." Lalu aku membawanya menghadap Rasulullah Saw dan kukatakan kepada
beliau : "Aku telah mendengar orang ini membaca surah Al-Furqan dengan
huruf (yakni bacaan) yang belum pernah Anda ajarkan kepadaku." Rasul
menjawab : "Lepaskan dia!" Kemudian Rasulullah saw berkata kepadanya :
"Bacalah surah itu hai Hisyam!" Hisyam-pun membaca dengan bacaan yang
aku dengar tadi. Lalu Rasulullah Saw bersabda : "Memang demikian ayat
itu diturunkan." Kemudian beliau berkata kepadaku : "Bacalah surah itu
hai Umar!" Akupun membaca (seperti yang diajarkan Rasul) dan Rasulullah
Saw kemudian bersabda : "Demikianlah ayat itu diturunkan. Sesungguhnya
Al-Quran itu diturunkan dalam tujuh huruf (tujuh cara bacaan), maka
bacalah dengan cara yang kau anggap mudah!".
Maraji' :
- At-Tibyan fi 'Ulumil Quran (terjemahan), Syaikh Muhammad 'Ali
Ash-Shabuni
- Ilmu Qiroatil Quran Imam Hafash, M. Abdurrahman HR.
by abu mufared
Monday, November 16, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment